verdinand-who am I?

ein junge UI student International Politik studieren Wirshaft wollen. usw.

Thursday, June 28, 2007

think the thinkable and think the unthinkable!

uncertainty dan certainty
itulah situasi yang harus gw hadapi akhir-akhir ini
menyiapkan segala macam jurus untuk menggolkan proposal ke Pertamina

Banyak hal yang thinkable:
proposal selesai dan terkirim dengan baik

Banyak hal pula yang unthinkable"
Uda gw mendadak tidak merespons proposal gw

gw harus akui ada batas yang dimana kita tidak bisa merespons unthinkable.

Tidak semua usaha akan berbuah kesuksesan: This is unthinkable!

Tuesday, June 12, 2007

Ups and Down - UNTHINKABLE!!

saat-saat gw sedang menulis blog ini memang saat-saat yang menegangkan tapi challenging juga.
Gw udah ktemu Bapak Jansius Siahaan (Direktur Pemasaran dan Logistik Perusahaan Percetakan Negara) dan Bapak Oloan Siahaan (CEO Cemara Siko Engineering)
MEngapa menegangkan? Karena gw sedang menunggu jawaban pasti dari Bank Indonesia mengenai proposal yang udah gw ajukan. banyak cerita mengenai proposal ini.
sebenarnya proposal ini tuh udah ditolak oleh BI melalui surat yang gw terima hari sabtu, 9 Juni 2007, sehari setelah gw ditelepon Uda Oloan. Gw down banget disitu.. Gw kecewa dengan surat penolakan BI yang tidak menyertakan alasan mengapa surat itu ditolak. Dari surat penulisan tanggalnya gw lihat 31 Mei jadi dibuat sebelum gw ngomong Bapak OLoan. Disitu masih punya keyakinan supaya proposal saya dipertimbangkan kembali. gw ups karena hari selasa dia Bapak Oloan mau ketemu ama gw. dan akhirnya gw ketemu.

Pada hari Selasa, gw ketemu Bapak Oloan. dengan berbekal keyakinan dia mau ngasih duit, gw bawa proposal yang bagus supaya paling tidak dia ngasih dari kocek pribadi. setelah setengah jam gw ketemu dia, tidak ada tanda-tanda beliau mengeluarkan kocek dan memang akhirnya dia hanya menjanjikan supaya proposal ini ditindaklanjuti. Gw down banget disitu sampai-sampai gw kagak konsentrasi ujian Goethe setelah ktemu beliau.

Tapi pagi ini, 4 jam sebelum gw nulis blog ini, gw ditelepon oleh BI mengenai proposal gw.
Gw ups lagi setelah ditelepon oleh orang BI itu, apakah gw akan mengalami masa down lagi?

It;s really unthinkable!!

Thursday, June 7, 2007

Gw baru ditelepon oleh CEO terkenal

Kalau sebelumnya gw ditelepon oleh seorang pejabat teras Pertamina kini saya ditelepon oleh seorang pemilik perusahaan engineering, Oloan Siahaan. Yapp, masih berhubungan dengan post blog gw sebelumnya, masih menggunakan ikatan marga Siahaan.

Oke gw akan ceritakan proses dari ditelepon Bapauda Baginda hingga ditelepon seorang yang belum terpikirkan sebelumnya.
Setelah gw ditelepon Bapauda Baginda, gw segera menyusun strategi untuk mengirim proposal gw ke beberapa targetted person. Nah, gw sms dulu beberapa orang yang potensial dan direkomendasikan Bapauda Baginda. Terus malamnya gw email lagi ke email mereka.

Rupanya membuahkan hasil! Pertama kali pada malam hari setelah dari warnet gw ditelepon oleh empunya Sari Pan Pacific Hotel. Beliau ngasih saran bagus: segera undurkan proposalnya. Maksudnya jangan mendadak amat (22-24 Juni acaranya padahal sekarang tanggal 6 Juni). Dan gw disuruh menghubungi donatur-donatir lainnya terlebih dahulu.

Keesokannya, sms gw dibalas oleh Bapatua Jansius, Direktur Pemasaran dan Keuangan Perusahaan Percetakan Negara. Dia merespons baik dan mengundang gw ke kantornya.
Dan pada siang harinya, barulah gw ditelepon oleh Bapatua Oloan, CEO Siko ENgineering Indonesia (suami Miranda Gultom, Deputi Gubernur BI, gw manggilnya Inangtua). Beliau mengatakan bahwa dia sangat mendukung acara ini. Beliau pula telah memforward email gw ke Inangtua gw. TInggal tunggu respons dari BI. Dan beliau pun mengajak ketemuan pada hari Selasa.
Wow! Seketika setelah gw ditelepon, gw lompat-lompat kayak orang gila!!
Nggak pernah terbayangkan gw ditelepon (bukan menelepon) orang terkenal!!

sekarang, yang akan gw lakukan adalah bertemu dengan orang-orang hebat ini. Gw akan tunjukkan kesungguhan gw untuk kesuksesan acara ini dan HIMAKA UI. National Economic Challenges adalah bukan kegiatan yang biasa-biasa saja. Ini LUAR BIASA!

Gw akan mempertemukan mahasiswa-mahasiswa pilihan dari seantero Indonesia untuk menulis ide briliannya untuk mengatasi masalah-masalah sosial ekonomi yang sudah sangat kompleks, Gw juga akan mengumpulkan kritisi-kritisi luar biasa dari berbagai SMA se-Indonesia untuk memperdebatkan isu-isu sosial ekonomi yang sedang berkembang. Dan terakhir, ahli-ahli ekonomi akan mengulas dan menganalisa masalah-masalah yang diperdebatkan tersebut secara komprehensif dan mendalam!

Intinya adalah kegiatan ini harus menghasilkan dampak nyata ke lingkungan kita! Harus dihasilkan agen-agen perubahan yang dashyat yang mampu mengubah paradigma masyarakat Indonesia yang sudah sangat pesimis untuk kemajuan Bangsa ini.

Berbekal keyakinan ini dan bimbingan dari Tuhan Yesus, saya yakin acara ini bisa terlaksana. Semangat dan energi luar biasa akan kami curahkan dalam acara ini. Dukung kami!

Wednesday, June 6, 2007

PErtanyaan gw dijawab dalam tempo 35menit

Gw keluar dari warnet dengan perasaan resah karena pertanyaan terakhir dalam blog sebelumnya yang takut tidak akan terjawab
Tapi..
35 menit kemudian.. (tepatnya 35 menit 12 detik)
Adik gw, diaz, menelepon gw,
dalam pikiran gw, kayaknya orang bi,
tapi..
yang nelepon gw adalah Bapak Baginda Siahaan, salah satu orang yang gw email proposal gw
dan dia memberikan segudang nomor telepon pejabat, orang kaya dan pengusaha untuk ditelepon
dan parahnya, dia dukung abis acara ini ampe dia mau kerja bareng nyari duit buat acara ini.

Bagaimana gw kenal Bapak Baginda ini? (Sebenarnya gw manggil dia Bapauda)
Gw pernah ikut Seminar Sehari Bersama SIahaan. Itu tuh diadain sama organisasi yang menjadi wadah buat marga SIahaan, boru dan bere. Gw khan Marga SIahaan
KEbetulan gw dapat buku database-nya berisi sederetan daftar nama-nama Siahaan. Banyak baget yang udah jabatan tinggi.
Nah, gw lihat ada nama Bapak Baginda Siahaan, dia pejabat teras Pertamina dan anggota aktif di organisasi Siahaan ini. Oya, sekalian gw kirim ke F.Siahaan, direktur keuangan Pertamina. Bapauda Baginda inilah yang menelepon gw setelah membaca email yang gw kirim.
Dia antusias banget..
DAn tau apa yang saya pikirkan?
.................
..................
...................
Ini adalah hal yang tidak terpikirkan
tidak pernah terbayangkan
respons secepat ini

Dan Bapak Baginda ini udah forward email gw ke semua email pejabat penting SIahaan.
Puji Tuhan! Ini adalah jawaban yang sangat cepat.. di tengah kekhawatiran gw
Kini yang sedang lakukan selanjutnya adalah menelepon Bapatua dan Bapauda satu-satu

Ini janji saya:
Saya tidak akan melewatkan peluang ini..
Saya tidak akan mengecewakan yang memberi peluang ini..
Saya akan bekerja keras memaksimalkan peluang yang diberikan ini..

Saya belum tahu apakah ini jawaban untuk pertanyaan di blog sebelumnya
tapi.. satu yang pasti, niat yang tulus dan ikhlas akan selalu diberikan jalan oleh yang MahaKuasa
meskipun saya dan keluarga saya di HIMAKA UI adalah komunitas yang lemah dan powerless

"We're strong when we're in his Shoulder..(Josh Groban, Pray)"
Thanks Dad

himakaui: will I handle successfully?

Gw presiden HIMAKA UI.
mungkin dari 10 orang Indonesia tidak ada satupun mengenal organisasi ini.
Orang pada bertanya kok mau aktif di organisasi yang buat mereka nggak penjas (penting dan jelas)..
Tapi kalau ditanya alasannya, gw tetap bisa jawab pertanyaanya dengan seribu jawaban yang gw yakin akan sangat persuasif
singkatnya.. Yang DIAtas udah mengutus gw ke organisasi ini

Bulan Februari kemarin HIMAKA UI udah menyelenggarakan karawang education fair. Kalau gw tanya beberapa orang, mereka bilang acara itu sukses bahkan, gw dengar sendiri mereka minta diadakan tahun depan

Tapi kalau pake parameter sebuah eo, acara itu gagal!! Mengapa? Acara itu defisit 3 .200.000,- (Uang yang bukan sedikit bukan?) Trus promosi media sama sekali nggak ada (paling baliho 2 dan poster..) Parahnya nggak ada pejabat, pengusaha atau orang penting sekalipun. ITu memakai standar eo prof. Masih bisa diperdebatkan memang.

HIMAKA UI belum berhenti di kef aja. Masa dalam satu tahun kegiatannya itu aja? Ngumpul dengan pengurus pun pas kegiatan itu aja. Gw mau rombak konsep itu. Menurut gw, organisasi itu bukan sekedar melaksanakan proyek tapi juga pengikat kekeluargaan. Nggak hanya bekerja untuk pihak eksternal tapi juga internal

Masalahnya adalah dang adong hepeng! (Ind: nggak ada duit!) GImanapun acaranya pasti buth duit.. Makan2, nonton bareng, apapun itu: BUTUH DUIT.

Gw punya ide untuk melaksanakan proyek lagi untuk menciptakan pendanaan operasional HIMAKA UI. Gw buat acara National Economic CHallenges dengan tiga acara: lomba debat, seminar dan lomba karya tulis. Semuanya dengan tema ekonomi. Kenapa tema ekonomi? Panjang ceritanya,,

Gw udah serahkan proposal ke BI dan sedang working. Apakah mereka approved? Apakah tidak ada dana untuk konsolidasi HIMAKA UI? Apakah gw bisa jadi pemimpin yang mampu visi gw?